Rel Kereta Putus, Masyarakat Kota Malang Menghentikan Kereta Mengibarkan Kaos Merah

JASA SABLON KAOS – Masyarakat jalan kol sugiono gang XI RT 14 RW 01 kelurahan ciptomulyo kecamatan sukun kota malang terpaksa menghentikan kereta api dari arah kepanjen. aksi masyarakat ini, dipicu oleh putusnya salah satu sambungan rel di wilayahnya yang dianggap akan membahayakan perjalanan kereta.

“Saya sampai melepas kaos merah, untuk menghentikan kereta dari arah selatan, ” ungkap Sutiyono, ketua RT 14 RW 01.

Sebagian ada juga yang melaporkan ke pihak PJKA dan Kepolisian. “Kebetulan ada warga yang bekerja di PJKA yang kemudian lapor ke kantornya, ” ujarnya.

Dijelaskannya, dari pengamatan warga rel yang putus berasal dari bekas pengelasan. ” Dibekas pengelasan rel nampak tidak sambung jaraknya 5-10 cm, dan rel sudah tidak seimbang, karena itu kita khawatir kalau sampai dilintasi kereta, ” jelasnya.

Baca Juga:
Jasa sablon kaos di lampung
Sementara itu, Aris warga setempat mengaku kalau putusnya sambungan rel tersebut sudah ada sejak semalam. “Suaranya sangat keras saat kereta lewat, ada yang berbeda saat kereta api lewat, ” ungkap Aris.

Dan baru tadi pagi kelihatan sangat jelas, kemudian kita lapor ke pak RT yang kemudian bersama warga mencoba menghentikan kereta api yang lewat.

“Biasanya jam 07.00 ada yang lewat, dengan menggunakan bendera, kain dan kaos warna merah kita berusaha memberhentikannya,sembari menunggu pihak PJKA dan kepolisian dari Polsek Sukun datang, ” jelasnya.

Prima Aditya, bagian Maintenance rel PJKA menyatakan setelah dilakukan perbaikan rel dinyatakan aman.

” Aman untuk dilalui, meskipun untuk menyambungnya digunakan cara dengan memasang plat besi diantara rel yang kemudian dikunci dengan menggunakan baut, ” ungkapnya.

Dan memang kondisi rel sendiri putus, karena pengelasan,imbuhnya. “Selanjutnya kejadian ini akan segera dilaporkan ke pihak kereta api guna di lakukan pengelasan, ” tandasnya.

Usai dilakukan perbaikan arus kereta api lancar, namun warga masih was-was dengan putusnya sambungan rel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *