Review Film Korea Twenty (2015)

Baru lulus SMA? Memasuki usia 20? Galau dengan masa depan? Mungkin itu yang jadi tema utama yang diangkat sama film ini. Chi Ho (Kim Woo Bin), seorang anak dari keluarga dengan keadaan finansial cukup mapan, masih sibuk mencari jati dirinya setelah memasuki usia 20.

Terlepas dari SMA Chi Ho melakukan aktivitas beberapa enjoy dirumah di siang hari, lantas kelayapan di club waktu malam hari. Chi Ho sekalipun tidak miliki deskripsi mengenai masa depannya. Chi Ho pacaran dengan So Min (Jung So Min) mulai sejak SMA, namun dia masih tetap sukai nakal ngegodain cewek beda. Ada pula dua sahabatnya mulai sejak SMA yang telah jadi mitra in crime banget yakni Dong Woo (Lee Jun Ho) serta Gyung Jae (Kang Ha Neul).

Dong Woo miliki yang diimpikan jadi seseorang komikus, namun kondisi ekonomi yang cocok pasan membuatnya sangat terpaksa mesti bekerja paruh saat serta menyusul kuliah lalu. Dong Woo hidup dirumah yang sempit dengan ibunya serta tiga orang adik yang dua salah satunya yaitu anak kembar. Adik Gyung Jae yakni So Hee (Lee Yubi) diam-diam sukai sama Dong Woo ditambah sekali lagi mereka belajar di kelas yang sama. Tak tahu mengapa Lee Yubi bebrapa sekali lagi meranin cewek gesrek yang sikapnya ajaib.

Gyung Jae dapat disebut yang paling mapan di antara mereka. Kehidupannya jalan sesuai sama standard kesejahteraan masa saat ini, lulus SMA, masuk kampus yang dikehendaki serta melakukan kehidupan yang cukup dengan finansial dengan anggota keluarga yang lengkap. Sesudah masuk kuliah, Gyung Jae naksir berat sama sunbae (senior) nya di universitas yakni Jin Joo (Min Hyo Rin) serta ngebet ingin pacaran sama dia.

Cerita mereka juga bergulir dari mulai Chi Ho yang super manja serta pemalas buat ibu papanya ngusap dada terus-terusan. Yang dia fikirin di umur 20 th. cuma sekitar bagaimana langkahnya dapat ngelakuin ‘itu’ sama cewek serta seneng-seneng selalu. So Min telah berulang-kali ngajak Chi Ho buat kuliah atau mencari kerja namun Chi Ho masih tetap teguh pada keputusannya buat jadi pengangguran sejati.

Satu hari, karna satu kecelakaan Chi Ho berjumpa dengan Eun Hye (Jung Joo Yeon) sang aktris profilan. Untuk menebus kekeliruannya Chi Ho juga bekerja pada Eun Hye jadi manajernya, lalu mereka juga ikut serta cinta tempat.

Dong Woo sendiri masih tetap berjuang buat melakukan perbaikan hidup serta Gyung Jae juga masih tetap berjuang buat dapetin Jin Joo yang lalu di ketahui miliki affair dengan satu diantara dosen. Mereka bertiga juga hingga di satu titik jemu sebagai klimaks di film ini. Mereka mulai berkelahi serta ngejalanin hidup sendiri-sendiri namun pada akhirnya berbarengan sekali lagi. Perseteruannya ciri khas sekitar pencarian jati diri di masa transisi. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah Chi Ho dapat move on dari tingkah laku manjanya? Apakah Dong Woo berhasil jadi seseorang komikus? Akankah Gyung Jae temukan cinta sejatinya?

Overall film ini bagus serta cukup menghibur. Kalian yang sekali lagi berada di masa 20-an mungkin saja akan senyum senyum sendiri jika nonton film ini, seperti gue hehehe. Gue geli sendiri simak Kim Woo Bin dengan tubuh tinggi gede demikian nangis guling-guling di lantai dikarenakan tidak diberi uang jajan. Adegan beduaannya sama cewek juga weird setelah cocok ketauan diintipin sama Dong Woo serta Gyung Jae. Lupain dahulu deh Kim Woo Bin yang sangar di The Heirs atau Friends, disini pacar cupu setelah serta buat gue kesel sendiri hahaha. Adegan slow motion mereka cocok berantem sama debt collector juga kocak setelah. Hanya waktunya agak kepanjangan menurut gue sampai satu lagu itu habis. Jatuhnya jadi jadi garing.

Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Money Flower

Jumlah drama serta komedinya cocok. Endingnya agak gantung cocok mereka berada di tiga persimpangan jalan gitu, mungkin saja ngegambarin kebimbangan anak muda dalam pilih jalan hidupnya? Entahlah namun ending-ending seperti begini gue suka sich karna kita dapat menginterpretasikan sendiri tujuannya apa. Tidak usah sangat cemas lah, tidak usah takut buat kekeliruan di umur muda. Cukup jalanin serta nikmatin saja hidup ini, mungkin saja itu saja pesan yang gue dapet dari film ini.

Skor 7, 5/10

Leave a Reply